Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth en-US Sat, 15 Jul 2023 00:00:00 +0000 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Perawatan Luka Perineum Terhadap Proses Penyembuhan Luka http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/164 <p><strong>Latar</strong> <strong>Belakang</strong> <strong>:</strong> Robekan <em>perineum</em> terjadi hampir pada semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Robekan <em>perineum</em> umumnya terjadi di garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin lahir terlalu cepat, sudut arkus pubis lebih kecil dari pada biasa, kepala janin melewati pintu panggul bahwa dengan ukuran yang lebih besar dari pada <em>sirkumferensia suboksipito bregmatika</em>. Luka <em>perineum</em> adalah perlukaan pada <em>diagfragma urogenitalis</em> dan <em>musculus lefator ani</em>, yang terjadi pada waktu persalinan normal, atau persalinan dengan alat, dapat terjadi tanpa luka pada kulit <em>perineum</em> atau pada vagina, sehingga tidak terlihat dari luar. <strong>Tujuan :</strong> Untuk membuktikan hubungan pengetahuan Ibu post partum tentang perawatan luka <em>perineum</em> dengan proses penyembuhan luka. <strong>Metode :</strong> Penelitian ini bersifat <em>survei analitik</em> dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, populasi penelitian adalah seluruh ibu post partum yang ada di Klinik Bersalin Hj. Nirmala Sapni, Am.Keb pada bulan Agustus sampai dengan September 2017 yaitu sebanyak 32 ibu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik total populasi. <strong>Hasil :</strong> penelitian menemukan dari 32 responden mayoritas pengetahuan responden tentang perawatan luka <em>perineum</em> adalah cukup yaitu sebanyak 15 orang (46,9%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 8 orang (25%), penyembuhan luka normal yaitu sebanyak 12 orang ( 37,5%) dan minoritas cepat yaitu sebanyak 9 orang (28,1%). Hasil uji <em>Chi-Square (person Chi-Square)</em>&nbsp; dengan nilai <em>p</em> 0,00 &lt;α=0,05 dimana H<sub>0 </sub>ditolak dan H<sub>a</sub> diterima. <strong>Kesimpulan</strong> <strong>:</strong> ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang perawatan luka <em>perineum</em> dengan proses penyembuhan luka.</p> Lisma Alenia Copyright (c) 2023 Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/164 Tue, 04 Jul 2023 00:00:00 +0000 Pengelolaan Kondisi Pasien Memperhatikan Penatalaksanaan Hipertensi Primer http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/28-38 <p>Hipertensi merupakan peningkatan sistolik &gt;140 mmHg dan diastolik &gt; 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan istirahat. Hipertensi merupakan masalah kesehatan dunia dengan prevalensi di Indonesia sebesar 25,8%. Hipertensi dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, penyakit ginjal kronik, kerusakan retina maupun penyakit vaskuar perifer. Hipertensi terbagi menjadi dua hipertensi primer (esensial) dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer merupakan hipertensi dimana etiologinya tidak diketahui dengan prevalensi sebesar 90% pasien hipertensi. Tujuan umum pengobatan hipertensi adalah menurunkan mortalitas dan morbiditas melalui pendekatan terapi nonfarmakologi dan farmakologi. Terapi nonfarmakologi meliputi pengurangan berat badan untuk individu yang obesitas, mengadopsi pola makan <em>Dietary Approach to Stop Hypertension</em> (DASH), diet rendah natrium, aktifitas fisik dan mengkonsumsi alkohol sedikit saja. Terapi farmakologi dengan menggunakan obat-obatan antihipertensi yang dapat dimulai dengan satu obat atau kombinasi obat hingga mencapai target penurunan tekanan darah. Komplikasi hipertensi yang utama adalah penyakit kardiovaskular, yang dapat berupa penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, penyakit ginjal kronik, kerusakan retina mata, maupun penyakit vaskular perifer.</p> Sutarno Copyright (c) 2023 Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/28-38 Tue, 04 Jul 2023 00:00:00 +0000 Skizofrenia Dan Aspek Relaps Didalamnya http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/165 <p>Pasien skizofrenia yang menarik diri dari orang lain dan kenyataan, seringkali masuk ke dalam kehidupan fantasi yang penuh delusi dan halusinasi.&nbsp; Dalam perjalanan penyakitnya, penderita skizofrenia seringkali mengalami relaps setelah selesai menjalani masa perawatan baik di rumah sakit maupun pengobatan non medis. Tujuan penelitian untuk mengetahui penyebab relaps pada pasien skizofrenia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur. Adapun subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang yaitu pasien skizofrenia yang dirawat di rumah sakit jiwa dan pernah dinyatakan sembuh kemudian mengalami relaps dan harus kembali menjalani rawat inap di rumah sakit jiwa yang sama. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan triangulasi sumber. Hasil yang didapat dari penelitian ini bahwa terdapat beberapa hal yang m\enjadi peyebab relaps pada pasien skizofrenia yaitu faktor ekonomi, ketidakpatuhan pasien pada pengobatan, mendapat perlakuan kasar dan pertengkaran yang terus menerus dengan saudara kandung, konflik yang berkepanjangan dengan istri, dan emosi (marah) yang diekspresikan secara berlebihan oleh keluarga.</p> Anggi Maharani Copyright (c) 2023 Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/165 Tue, 04 Jul 2023 00:00:00 +0000 The impacts of breast and cervical cancer in a community setting are predictors of the quality of life of family caregivers http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/163 <p>their families at home. Globally, there is a growing governmental policy to engage caregivers, families, and communities in the healthcare delivery system. Family caregivers (FCG) have taken responsibility for the day-to-day care of their ill loved ones at home. A cancer diagnosis is a major event for the person diagnosed and also for his or her family and caregivers. The caregiving activity has a significant impact on FCG’s quality of life (QOL). This study aimed to analyze the best predictor of FCG’s QOL of female cancer patients in a community setting.</p> <p><strong>Methods: </strong>This cross-sectional study involved five Public Health Centers (PHCs) among 63 PHCs in Surabaya (7.94%), Indonesia, which were selected by one-stage cluster random sampling. There were 60 FCGs of female cancer patients who participated in this study (n = 60). The Caregiver Quality of Life – Cancer (CQOLC) was a valid and reliable instrument that was used to collect the data. Linear regression and one-way ANOVA tests were used in data analysis (α &lt; .05). Ethical clearance was issued.</p> <p><strong>Results: </strong>Most respondents were middle-aged married men with sufficient educational background and still actively working with sufficient income. Their QOL was mostly at a moderate level (Mean ± SD = 62.57 ± 16.23). Burden (p &lt; 0.000), disruptiveness (p = 0.001), and financial concern (p &lt; 0.000) were significantly different between the low, moderate, and high&nbsp; FCG’s QOL. The best predictor of FCG’s QOL of female cancer patients in a community setting was disruptiveness (R2 = 0.622; p &lt; 0.000) compared to burden (R2 = 0.531; p &lt; 0.000) and financial concern (R2 = 0.184; p = 0.001), especially when other family members have not shown interest in caregiving (R2 = 0.539; p &lt; 0.000).</p> <p><br><strong>Conclusions: </strong>FCG’s QOL of female cancer patients in a community setting is at a moderate level. Disruptiveness, burden, and financial concern could predict FCG’s QOL significantly. The other family members’ disinterest in caregiving which belongs to the disruptiveness domain is the best predictor of FCG’s QOL of female cancer patients in a community setting, which accounted for 53.9% variance of QOL in this population.</p> Ahmad aminudin Copyright (c) 2023 Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/163 Mon, 03 Jul 2023 00:00:00 +0000 Persepsi dan Kecemasan Mahasiswa D3 Keperawatan dalam Menghadapi Exam di Akper Kesdam 1/Bukit Barisan Pematangsiantar http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/225 <table width="564"> <tbody> <tr> <td width="470"> <p>This research aims to analyze the perceptions and anxiety of D3 Nursing students in facing exams at Akper Kesdam 1/Bukit Barisan Pematangsiantar. The design of this research is a type of analytical descriptive research that has a cross sectional approach. moderate perception related to the exit exam, while the majority of them, as much as 48.7%, experienced moderate levels of anxiety when facing the exam. The research results also show that there is a significant relationship between students' perceptions about leaving the exam and their level of anxiety when facing the exam, with a p value of 0.000 which is less than 0.05. In addition, the strength of the relationship between the two variables is considered strong, with a correlation coefficient of 0.708.</p> </td> </tr> </tbody> </table> Eva Anita Yunia Copyright (c) 2023 Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/225 Sun, 15 Jan 2023 00:00:00 +0000 Perbedaan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di rawat jalan RSUD dianalisis berdasarkan status pasien BPJS dan pasien umum http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/28-37 <p>Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan kualitas pelayanan berdasarkan keselamatan pasien, efektivitas dan efisiensi, dan berorietasi pada pasien, serta kepuasan pasien antara pasien yang menggunakan BPJS dan umum. Penelitian dilakukan sebanyak 60 responden yang terdiri dari 30 pasien BPJS dan 30 pasien umum di rawat jalan RSUD Kota Surakarta. Analisis data yang digunakan adalah uji independent t-test kemudian dianalisis pengaruh antara variabel independen terhadap dependen menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menyebutkan adanya perbedaan yang signifikan kualitas pelayanan berdasarkan keselamatan pasien, efektivitas dan efisiensi, dan berorietasi pada pasien, serta kepuasan pasien antara pasien yang menggunakan BPJS dan umum, serta adanya pengaruh antara variabel keselamatan pasien, efektivitas dan efisiensi, dan berorietasi pada pasien terhadap kepuasan pasien. Dari hasil persamaan tersebut diketahui bahwa ketiga variabel independen yaitu keselamatan pasien, efektivitas dan efisiensi, dan pelayanan berorientasi pada pasien berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen. Artinya jika keselamatan pasien, efektivitas dan effisiensi, dan pelayanan berorientasi pada pasien, maka kepuasan pasien semakin tinggi.</p> Siti Lestari Copyright (c) 2023 Symbiohealth http://journal.civiliza.org/index.php/symbiohealth/article/view/28-37 Tue, 04 Jul 2023 00:00:00 +0000