The Role of the Manado Police Criminal Investigation Unit in Suppressing Crimes Using Sharp Weapons
DOI:
https://doi.org/10.59525/rechtsvinding.1341Keywords:
criminal investigation unit; sharp weapons crime; law enforcement; public security; police performanceAbstract
Crimes involving the use of sharp weapons constitute a serious threat to public security and social order in urban areas. The widespread possession and misuse of sharp weapons have contributed to increasing levels of street crime, generating fear and insecurity within society. This study aims to analyze the role of the Criminal Investigation Unit (Satreskrim) of Manado City Police in suppressing crimes involving sharp weapons and to identify factors that hinder the effectiveness of its performance. This research employs an empirical juridical method, focusing on the implementation of normative legal provisions in real social conditions. Data were analyzed qualitatively through statutory review and field-based findings. The results indicate that Satreskrim Polresta Manado plays a strategic role as a law enforcement agency through preventive, repressive, and community-oriented measures, including patrols, investigations, and public engagement. However, the effectiveness of these efforts is constrained by limited personnel, insufficient technological support such as CCTV and information technology systems, and low public participation in providing information. The study concludes that strengthening human resources, technological infrastructure, and community cooperation is essential to enhance the effectiveness of law enforcement in suppressing crimes involving sharp weapons.
References
Arief, B. N. (2018). Bunga rampai kebijakan hukum pidana. Jakarta: Kencana.
Chazawi, A. (2016). Hukum pidana positif Indonesia. Malang: Setara Press.
Hamzah, A. (2019). Hukum pidana Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Hiariej, E. O. S. (2016). Prinsip-prinsip hukum pidana. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.
Ilyas, A. (2018). Asas-asas hukum pidana. Yogyakarta: Rangkang Education.
Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2018). Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana. Jakarta: Polri.
Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2020). Petunjuk teknis pelaksanaan fungsi reserse kriminal. Jakarta: Bareskrim Polri.
Marzuki, P. M. (2017). Penelitian hukum. Jakarta: Kencana.
Moeljatno. (2015). Asas-asas hukum pidana. Jakarta: Rineka Cipta.
Muladi, & Arief, B. N. (2010). Teori-teori dan kebijakan pidana. Bandung: Alumni.
Nasution, B. J. (2021). Peran kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana kekerasan menggunakan senjata tajam. Jurnal Hukum dan Kriminologi, 5(2), 134–149.
Prasetyo, T. (2019). Hukum pidana. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1095 K/Pid/2019.
Republik Indonesia. (1951). Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Api dan Senjata Tajam. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1951 Nomor 78.
Republik Indonesia. (1981). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76.
Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2.
Republik Indonesia. (2023). Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM RI.
Sari, D. P. (2020). Upaya Polresta dalam menekan kejahatan kekerasan dengan senjata tajam. Jurnal Ilmu Kepolisian, 14(1), 67–83.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2015). Penelitian hukum normatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sutrisno, E. (2022). Penanggulangan kejahatan jalanan oleh satuan reserse kriminal. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(1), 101–117.
Widodo. (2021). Penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana kekerasan menggunakan senjata tajam. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(3), 389–405.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Valentin Vanny Lakidong, M. Syahrul Borman, Yoyok Ucok Suyono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




