Implementasi Pembelajaran Bilingual pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kecakapan Berbahasa Siswa di SMA Negeri 2 Sangatta Utara

Authors

  • Selawat Setiawan Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta, Indonesia
  • Faelasup Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta, Indonesia
  • Muhammad Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59525/gej.1888

Keywords:

Bilingual Islamic Education, Content Integrated Learning, Differentiated instruction strategy.

Abstract

This study investigated the implementation of a bilingual classroom program within Islamic Education (PAI) subjects at SMAN 2 Sangatta Utara using a descriptive qualitative approach. Data were gathered through passive participant observation, semi-structured in-depth interviews, and document analysis, and then analyzed through an interactive framework. The findings indicated that the program was executed systematically by integrating national curricula with international linguistic goals through code-switching, bilingual slides, and project-based learning. However, several operational barriers emerged, including teachers' limited linguistic competencies, severe shortage of standardized bilingual materials, potential semantic biases in translating sensitive theological concepts, sharp disparities in students' English proficiency, and limited instructional time. To address these challenges, integrated solutions were deployed, encompassing In-House Training (IHT) for teachers, customized scaffolding-based worksheets, standardized mini-dictionaries, differentiated learning strategies, and the flipped classroom model. Additionally, utilizing interactive quiz apps and initiating custom thematic bilingual days successfully reduced cognitive overload and built a supportive ecosystem. In conclusion, the systematic collaboration between teacher capacity building, technological adaptation, and inclusive management successfully sustained the quality of this global competency innovation.

References

Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: Panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Aditama, R. (2022). Desain Pembelajaran Berbasis Scaffolding untuk Kelas Vokasi dan Khusus. Perdana Publishing.

Al-Tirmizi, M. I. (1975). Sunan al-Tirmizi (Vol. 2).

Anglia, N. (2020). The Benefits of Bilingual Education. Nord Anglia Education.

Anwar, S. S. (2025). MEDIA PEMBELAJARAN:(Teori, Desain dan Aplikasi). Yayasan Doa Para Wali.

Arifin, M. W., & Purnima, D. (2012). Metodologi Penelitian Sosial dan Budaya: Panduan Praktis untuk Pemula. Malang: Research Study Club.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Penerapan Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif dalam Penelitian Ilmu Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Daradjat, Z. (2009). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Fadillah, N. (2021). Metodologi Standardisasi Kamus Istilah Keagamaan Kontemporer. Pustaka Pelajar.

Fathoni, M. R. (2024). Glosarium Istilah Keagamaan Bilingual untuk Pembelajaran Agama. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Fitriani, S. (2023). Problematika Penyusunan Bahan Ajar Non-Bahasa Berbasis Bilingual di Sekolah Menengah. Bandung: Pustaka Setia.

Fitriasih, D., & Rohmadi, S. H. (2024). Pendidikan Karakter Melalui Manajemen Pendidikan Islam: Menyiapkan Pemimpin Masa Depan. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial (JMPIS), 6(1).

Gafur, A. (2026). Strategi Keberlanjutan Kelas Bilingual di Sekolah Menengah Atas Negeri Percontohan. Jurnal Kebijakan Internasionalisasi Pendidikan, 4(1), 95–110.

García, O. (2011). Bilingual education in the 21st century: A global perspective. John Wiley & Sons.

Gunawan, I. (2022). Manajemen Waktu Instruksional pada Model Pembelajaran Dua Bahasa (Bilingual). Jurnal Administrasi dan Supervisi Pendidikan, 5(2), 90–104.

Hamid, A. (2020). Desain Instruksional Kelas Dua Bahasa: Teori dan Aplikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hasanah, U. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran Digital Interaktif untuk Kelas Keagamaan Internasional. Jurnal Inovasi Teknologi Instruksional, 7(1), 12–25.

Hidayat, T. (2019). Penggunaan Media Visual Bilingual dalam Meningkatkan Retensi Memori Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 4(3), 85–98.

Krashen, S. (2017). The case for comprehensible input. Language Magazine, 7(1), 1–6.

Kurniawan, D. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi (Differentiated Learning) dalam Mengatasi Heterogenitas Kemampuan Siswa. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 18(3), 122–135.

Kusuma, W. (2022). Kecemasan Instruksional Guru Non-Bahasa dalam Penerapan Kurikulum Bilingual. Yogyakarta: Kalimedia.

Lestari, A. I., Ndona, Y., & Gultom, I. (2024). Pengembangan Sosial Emosional Siswa SD dengan Perspektif Konstruktivisme Sosial Oleh Lev Vygotsky. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(11), 12441–12445.

Maduwu, B. (2016). Pentingnya pembelajaran bahasa Inggris di sekolah. Warta Dharmawangsa, 50.

Mahendra, D. (2023). Implementasi Pendekatan CLIL (Content and Language Integrated Learning) pada Mata Pelajaran Khusus. Jurnal Kurikulum Kontemporer, 4(2), 150–163.

Majid, A. (2006). dan Dian Andayani. Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi.

Majid, A., & Andayani, D. (2004). Pendidikan agama Islam berbasis kompetensi: konsep dan implementasi kurikulum 2004. Remaja Rosdakarya.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. (No Title).

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.

Mulyadi, R. (2025). Evaluasi Holistik Program Kelas Eksperimen Bilingual di Sekolah Percontohan Daerah. Jurnal Kebijakan Pendidikan Nasional, 8(1), 28–42.

Nirmala, K. (2021). Polarisasi Kemampuan Bahasa dan Dampaknya terhadap Partisipasi Belajar Siswa. Jurnal Keilmuan Psikologi Anak, 10(4), 170–185.

Nugraha, A. (2024). In-House Training (IHT) Efektif untuk Peningkatan Kompetensi Guru Non-Bahasa. Alfabeta.

Nugroho, R. (2021). Project-Based Learning dalam Pembelajaran PAI Abad 21. Jakarta: Bumi Aksara.

Prasetyo, T. (2023). Konsistensi Guru dalam Penggunaan Bahasa Pengantar pada Kelas Dua Bahasa. Jurnal Metodologi Pembelajaran, 15(1), 115–128.

Pratiwi, N. (2023). Penggunaan Dwibahasa pada Pembelajaran Biologi Kelas 10 dan 11 Kurikulum Oxford AQA di SMA Nasional Plus BPK Penabur Sentul Bogor. Universitas Kristen Indonesia.

Puspita, M. (2023). Pengaruh Skema Group Rewards terhadap Efektivitas Peer Tutoring di Kelas Kosmopolitan. Jurnal Psikologi Sosial Pendidikan, 14(1), 80–93.

Rachman, A. (2020). Analisis Semantik Transliterasi Istilah Teologis Islam ke dalam Bahasa Barat. Jakarta: Rajawali Pers.

Rahmawati, E. (2023). Strategi Alih Kode (Code-Switching) dalam Pembelajaran Keagamaan Islam Kontemporer. Jurnal Edulndia, 14(2), 73–86.

Ramadhan, F. (2020). Efektivitas Tutor Sebaya dalam Mengatasi Kesenjangan Linguistik Kelas Bilingual. Jurnal Ilmiah Pembelajaran, 8(4), 138–150.

Ramdani, E. S., Nurshobahi, H., & Bariyah, K. (2025). Kebijakan Inovasi dalam Pengelolaan Pendidikan Agama Islam. PT Arr Rad Pratama.

Ramli, M. (2022). Implementasi Flipped Classroom pada Mata Pelajaran Rumpun Karakter dan Humaniora. Jurnal Teknologi Instruksional Kontemporer, 9(4), 145–158.

Riyanto, S. (2025). Gamifikasi Asesmen Harian Menggunakan Aplikasi Berbasis Kuis Interaktif. Jurnal Evaluasi dan Praktik Ujian, 13(1), 15–28.

Sanjaya, R. (2020). 21 Refleksi Pembelajaran Daring di Masa Darurat. SCU Knowledge Media.

Santoso, D. (2016). Bilingual Education Program at Junior High school. Prenada Media.

Saputra, H. (2021). Sinkronisasi Sistem Penilaian Harian dan Ujian Akhir pada Kelas Program Khusus. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2), 130–145.

Setyawan, W. (2015). Eksistensi Kurikulum Pesantren Muâ€TM adalah di Era Global. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 9(2), 397–406.

Suhendra, E. (2021). Kompetensi Linguistik Guru Agama di Era Global. Medan: Perdana Publishing.

Sutrisno, M. (2023). Pemanfataan Sumber Belajar Digital Internasional dalam Pengajaran PAI. Jurnal Literasi Digital Islam, 5(2), 110–125.

UTAMA, T. W. (2018). PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA SISWA DALAM KELAS X TKJ 1 DI SMK NEGERI 1 TANJUNG BATU KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR. UIN RADEN FATAH PALEMBANG.

Utomo, S. (2022). Pengurangan Beban Kognitif Melalui Strategi Mindfulness di Ruang Kelas Dua Bahasa. Jurnal Sains Kognitif, 5(3), 135–148.

Wahyudi, F. (2020). Membangun Lingkungan Berbahasa (Language Environment) di Lembaga Pendidikan Formal. Surabaya: Bina Ilmu.

Wibowo, A. (2025). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif: Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Ilmiah tSurvey, 3(1), 12–25.

Wijaya, C. (2023). Peer Mentoring Berbasis Komunitas Belajar Digital untuk Pendidik Menengah. Jurnal Pendidikan Profesional, 12(1), 65–78.

Wulandari, R. (2022). Pengembangan Instrumen Evaluasi Bilingual untuk Mata Pelajaran Sosial dan Karakter. Jurnal Asesmen Pendidikan, 7(3), 60–74.

Zulkifli, M. (2021). Pengaruh Pengelolaan Kelas Humanis terhadap Percaya Diri Siswa Kelas Bilingual. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Pendidikan, 3(2), 80–93.

Downloads

Published

2026-07-15

How to Cite

Setiawan, S., Faelasup, & Muhammad. (2026). Implementasi Pembelajaran Bilingual pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Kecakapan Berbahasa Siswa di SMA Negeri 2 Sangatta Utara. Global Education Journal, 4(2), 1253–1266. https://doi.org/10.59525/gej.1888

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.