Komunikasi Antar Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Proses Pembelajaran PAI di SMP Al-Qur’an dan Dakwah Alam Kongbeng

Authors

  • Thayyibatul Islamiyyah Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta, Indonesia
  • Mahfud Ifendi Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta, Indonesia
  • Tri Velyna Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59525/gej.2157

Keywords:

Teacher Parent Communication, Islamic Religious Education, Parental Involvement

Abstract

This study examines teacher–parent communication in supporting Islamic Religious Education (PAI) at SMP Al-Qur’an dan Dakwah Alam Kongbeng. It aims to describe communication forms, efforts to strengthen communication, and supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative field study was conducted using participant observation, interviews, and documentation. Data sources included the PAI teacher, homeroom teachers, parents, and students. Data were analyzed through condensation, display, and conclusion drawing, with source, technique, and time triangulation used to check credibility. The findings show that communication combines face-to-face meetings, report-card consultations, and WhatsApp groups to share information about assignments, religious activities, learning progress, discipline, and worship practices. Teachers sustain communication by providing regular updates and creating an open atmosphere, while parents respond to messages and ask about their children’s progress. School facilitation, mutual openness, clear information, digital accessibility, and student participation support communication. Parents’ working hours and delayed or absent responses are the main barriers documented in the interviews. The findings suggest that communication helps connect school guidance with reinforcement at home, although its effects on achievement were not quantitatively measured. Strengthening communication requires mutually agreed response times, opportunities for individual consultation, and follow-up on important messages. The study highlights the need to align communication channels with parents’ availability to sustain shared responsibility for PAI learning.

References

Amalia, D., & Samsudin, U. (2022). Jalinan komunikasi kerjasama guru dan orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah. AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 2(2), 83–93.

Anggraini, C., Ritonga, D. H., Kristina, L., Syam, M., & Kustiawan, W. (2022). Komunikasi interpersonal. Journal Multidisplin Dehasen (MUDE), 1(3), 337–342.

Hermawan, I. (2019). Metodologi penelitian pendidikan (kualitatif, kuantitatif dan mixed method). Hidayatul Quran.

Hidayah, N. H., & Nasution, Z. (2024). Media kerja sama guru pendidikan agama Islam (PAI) dan orang tua dalam membentuk tanggung jawab belajar siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 473–486.

Juniaris, A., & Wijayaningsih, L. (2022). Pola komunikasi guru dan orang tua dalam mewujudkan kemandirian. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4860–4874. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2812

Kholil, A. (2021). Kolaborasi peran serta orang tua dan guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam secara daring. Jurnal Pendidikan Guru, 2(1).

Khusnah, A., Hasanah, F., Qodir, A., Somad, A., & Acetylena, S. (2025). Analisis peran kolaborasi orang tua, guru PAI dan peserta didik dalam optimalisasi pembelajaran PAI. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan), 4(6), 319–328.

Kusumawati, T. I. (2019). Komunikasi verbal dan nonverbal. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(2).

Lesmana, F. (2024). Peran komunikasi orang tua-guru dalam mendukung perkembangan siswa. Edukatif, 2(2), 185–192.

Muliadi, M., Hafsah, H., & Nasution, Z. (2024). Kerjasama guru PAI dan orang tua dalam meningkatkan baca tulis Al-Qur’an siswa SMP Muhammadiyah 1 Medan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, 2(4), 96–110.

Natsir, N. F., Aisyah, A., Hasbiyallah, H., & Ihsan, M. N. (2018). Mutu pendidikan: Kerjasama guru dan orang tua. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(2), 311. https://doi.org/10.22373/jm.v8i2.3315

Pusitaningtyas, A. (2016). Pengaruh komunikasi orang tua dan guru terhadap kreativitas siswa. Proceedings of the ICECRS, 1(1), 935–942. https://doi.org/10.21070/picecrs.v1i1.632

Sabrina, M., Hairani, M., & Syahrial, S. (2024). Pengembangan model pembelajaran kolaboratif antara guru dan orang tua dalam mendukung kemajuan belajar siswa di sekolah dasar. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 1(2), 55–67.

Saputra, H. (2013). Studi tentang kemampuan berkomunikasi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada kegiatan belajar mengajar di SDN 017 Kota Samarinda. EJournal Ilmu Komunikasi, 1, 290–300.

Triwardhani, I. J., Trigartanti, W., Rachmawati, I., & Putra, R. P. (2020). Strategi guru dalam membangun komunikasi dengan orang tua siswa di sekolah. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(1), 99–113.

Tutiasri, R. P. (2016). Komunikasi dalam komunikasi kelompok. CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 4(1), 81–90. https://doi.org/10.12928/channel.v4i1.4208

Walimah, S. (2021). Pengaruh komunikasi guru dan orang tua terhadap kemampuan membaca permulaan siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1532–1538. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.966

Yana, F., Inayatillah, I., & Agustina, M. (2021). Whatsapp group: Media komunikasi orang tua dan guru. Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD, 6(1), 1–15.

Zagoto, H., & Harefa, D. (2023). Analisis peran guru pada proses pembelajaran. CIVIC SOCIETY RESEARCH and EDUCATION: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4, 85–98.

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Islamiyyah, T., Ifendi, M., & Velyna, T. (2026). Komunikasi Antar Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Proses Pembelajaran PAI di SMP Al-Qur’an dan Dakwah Alam Kongbeng. Global Education Journal, 4(2), 229–238. https://doi.org/10.59525/gej.2157

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.