Peningkatan Kesadaran Orang Tua dalam Pencegahan Anak Putus Sekolah Melalui Sosialisasi dan Pendampingan Edukatif di Desa Kemiri

Authors

  • Ahmat Aftoni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Desi Duwi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Bella Intan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Vito Aprilian Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Winda Ayu Oktaviana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Bekham Sholeh Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Ida Fitriawati Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Asmuni Asmuni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan
  • Rohim Rohim Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan

DOI:

https://doi.org/10.59525/aij.v5i2.1264

Keywords:

Learning Motivation; Community Empowerment; Kemiri Village, School Dropout; Educational Roleplay

Abstract

The problem of school dropouts remains a significant issue in educational development in rural areas. The contributing factors include family economic limitations, low parental awareness of the importance of education, and a social environment that inadequately supports children's learning continuity. A study conducted in Sodong and Kantong Hamlets, Kemiri Village, Panti District revealed a school dropout risk rate of 45% before intervention. This community service program aims to reduce the risk of school dropouts through strengthening the role of families and enhancing student learning motivation. The implementation methods include field observation, program planning, socialization with parents through community groups, student mentoring through an educational roleplay approach, as well as monitoring and evaluation. The program was implemented collaboratively, involving students, village officials, school staff, and local community members. Evaluation results demonstrated significant improvements: learning motivation levels and commitment to continuing school increased from 45% to 80%, accompanied by increased parental understanding of the importance of education, positive behavioral changes in students, enhanced learning motivation, improved discipline, and increased self-confidence. The community empowerment approach combined with interactive communication proved effective in strengthening collective awareness regarding the importance of education. This initiative is expected to serve as a sustainable community service model that can be replicated in other rural areas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alyaa, N. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bimbingan Belajar Anak dan Pendidikan Orang Tua untuk Mencapai Tujuan SDGs 4 di Desa Mulyoasri Kabupaten Malang. Jurnal Pengabdian Sosial, 4(2), 156-175.

Gemala, W., Lisa, A., & Aritonang, N. H. S. (2023). Penanaman Kesadaran Pentingnya Pendidikan dan Motivasi Belajar sebagai Upaya Pencegahan Putus Sekolah bagi Santri Ponpes Raudathul Jannah. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 145-158.

Jannah, N. (2025). Analisis Faktor-faktor Penyebab Tingginya Angka Putus Sekolah (Studi Kasus di Desa Tanjung Baru Petai, Ogan Ilir). Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 8(1), 89-105.

Juli, V. N., Widiasanti, I., Abdul, A. V., Nirwana, A., Arlita, A. D., & Sari, L. N. (2023). Ancaman Melawan Putus Sekolah Dengan Dilema Kualitas Pendidikan Indonesia. JISIP, 7(3), 2118–2126. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.5228

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2020). Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2020-2024. Jakarta: KEMENDIKBUD.

Masykuri, I. A., Patimah, S., Warisno, A., Saputra, M. I., & Hidayah, N. (2025). Faktor Penyebab dan Dampak Tingginya Angka Putus Sekolah. Jurnal Pendidikan, 9(1), 7986–7989.

Nurhiedayat, D. (n.d.). Angka Putus Sekolah yang Tinggi Jadi Tantangan Pendidikan di Daerah 3T. Publikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2025.

Ramadhan, D. (2025). Pengaruh Ketimpangan Ekonomi terhadap Angka Kasus Anak Putus Sekolah di Indonesia. EDUCREATIVA: Jurnal Seputar Isu dan Inovasi Pendidikan, 9(2), 234-248.

Rasyid, M. J. J., Saadah, U., & Nurdin, J. (2023). Pengabdian yang Berbasis pada Kebutuhan Nyata Masyarakat Lokal Upaya Mengurangi Kecanduan Gawai dengan Meningkatkan Kesadaran Orang Tua Mengenai Perkembangan Psikologis pada Anak dan Remaja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 512-527.

Safitri, Asriati, N., & Nurdin. (n.d.). Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Remaja Putus Sekolah dan Pentingnya Pendidikan. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(1), 45-62.

Soselisa, M., Duha, A., Sopacua, S., & Rijaya, Y. Z. (2024). Peran Orang Tua dalam Mengatasi Anak Putus Sekolah di Fakal Kabupaten Buru Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 8(2), 167-182.

UNESCO (2015). Transforming Education 2030: Incheon Declaration and Framework for Action for the Implementation of Sustainable Development Goal 4. Paris: UNESCO.

Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by Design (2nd ed.). Alexandria, VA: ASCD.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Aftoni, A., Duwi, D., Intan, B., Aprilian, V., Ayu Oktaviana, W., Sholeh, B., … Rohim, R. (2025). Peningkatan Kesadaran Orang Tua dalam Pencegahan Anak Putus Sekolah Melalui Sosialisasi dan Pendampingan Edukatif di Desa Kemiri. Abdimas Indonesian Journal, 5(2), 515–524. https://doi.org/10.59525/aij.v5i2.1264

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.