The Concept of Wali Hakim, Marriage Witness, and Ijab Kabul in the Book of Al-Nikah: Analysis and Relevance to the Contemporary Context

Authors

  • Firdaus Firdaus UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.59525/ijois.v5i2.565

Keywords:

Book of Al-Nikah; Guardian Judge; Marriage Witness, Ijab Kabul

Abstract

The purpose of this study is to analyze the concept of wali hakim, marriage witness, and ijab kabul in the Book of Al-Nikah by Sheikh Muhammad Arsyad al-Banjari and its relevance to the current context. The method used in this study is library research. The results of this study indicate that in the Book of Al-Nikah, the concept of wali hakim has 10 conditions that allow the transfer of guardian aqrab to guardian judge. In terms of marriage witnesses, it is explained that there are 13 conditions that must be met by marriage witnesses. In terms of ijab kabul, the meaning of ijab and the meaning of kabul in the marriage contract are explained and a guide to ijab kabul that is applicable to the Banjar community is provided. The three discussions as a whole are in accordance with the opinions of Syafi'iyah scholars and make it easier for the Banjar community at that time to practice them. In the current context, the majority of provisions related to wali hakim in the Book of Al-Nikah are still relevant, although some provisions such as wali aqrab who are hindered by distance and are in prison can be overcome with technological advances and Extraordinary Permits to Leave Prison. Meanwhile, regarding the marriage witnesses and the ijab kabul in the Al-Nikah Book, it can be said that everything is still relevant and even more detailed and practical than the current provisions.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abduh, M. R., & Hanafiah, H. M. (2021). Penyelesaian Sengketa dalam Kasus Sanda pada Masyarakat Banjar. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 20(1), 56–74. https://doi.org/10.18592/al-banjari.v20i1.5204

Abdullah, M. S. (1983). Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Matahari Islam. Yayasan Pendidikan & Dakwah Al Fathanah.

Aditya, M., & Fathullah, F. (2023). Konsep Wali Nikah Dalam Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 Menurut Pandangan Ulama’Hanafiyah Dan Syafi’iyah. Al-Muqaranah: Jurnal Perbandingan Mazhab Dan Hukum, 1(1), 1–15.

al-Banjari, M. A. (2005). Kitab al-Nikah. Comdes Kalimantan.

al-Nawawi, A. Z. M. bin S. (2005). Minhaj al-Thalibin wa Umdah al-Muftiin. Dar al-Minhaj.

al-Rafii, A. Q. A. K. bin M. bin A. K. (1997). Al-Aziz Syarah al-Wajiz al-Ma’ruf bi al-Syarah al-Kabir (Vol. 7). Dar al-Kutub al-Ilmiah.

al-Syarbini, S. M. bin al-Khatib. (1997). Mughni al-Muhtaj ila Ma’rifah Ma’ani Alfaz al-Minhaj (Vol. 3). Dar al-Ma’rifah.

al-Syarwani, A. H., & al-Ibadi, A. bin Q. (n.d.). Hawashi Tuhfat al-Muhtaj bi Syarah al-Minhaj (Vol. 7). al-Maktabah al-Tijariyah al-Kubra.

Hafidzi, A., Hasan, A., Muzainah, G., & al-Amruzi, F. (2023). Sex Morality as The Essence of Kafa’ah in marriage according to kitabun nikah al-Banjary and the community of banjar. Jurnal Fiqh, 20(1), 93–110. https://doi.org/10.22452/fiqh.vol20no1.4

Hafidzi, A., Rahman, I. H., & Husaen, M. T. (2024). Saksi Nikah yang Adil Menurut Kitab an-Nikah dan Kitab al-Mughni. Journal of Islamic Economic and Law (JIEL), 1(2), 6–15.

Hamzah, A. (2022). Metode Penelitian Kepustakaan Library Research: Kajian Filosofis, Teoritis dan Aplikasi Proses dan Hasil. PT. Raja Grafindo Persada.

Hidayat, M. S. (2018). Pemahaman Hukum Islam Shaykh Muhammad Arshad Al-Banjari: Studi atas Kitab Sabil al-Muhtadin & al-Nikah [Tesis]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ipansyah, N., Mahmud, H., Ruslan, R., & Hafidzi, A. (2021). Determination Of Sekufu In The Kitabun Nikah Al-Banjari. Syariah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 21(1), 125–133. http://dx.doi.org/10.18592/sjhp.v21i1.6835

Jamalie, Z. (2019). Kitab Parukunan (Manuskrip Awal Ulama Perempuan Banjar). Puslitbang Lektur Dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI Jakarta, 17.

Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sulawesi Selatan. (2023). Layanan Permohonan Izin Luar Biasa. https://sulsel.kemenkum.go.id/layanan-2/standar-layanan/pemasyarakatan-2/pembinaan-narapidana-dan-pelayanan-tahanan/layanan-permohonan-izin-luar-biasa

Luthfi, F., Husna, H., Ilham, M., & Khadijah, S. (2024). Konsep Perwalian Bagi Perempuan dalam Pernikahan Perspektif Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Syekh Ibnu Qasim Al-Ghazi. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(2), 576–584.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2011). Himpunan Peraturan Perundang-Undangan yang Berkaitan dengan Kompilasi Hukum Islam dengan Pengertian dalam Pembahasannya. Mahkama Agung RI.

Mahlidin, M. (2016). Kitab An Nikah Karya Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, UU Perkawinan No 1 Tahun 1974 dan KHI (Studi Perbandingan) [Tesis, UIN Antasari Banjarmasin]. http://idr.uin-antasari.ac.id/6713/

Malisi, A. S. (2022). Pernikahan Dalam Islam. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 1(1), 22–28. https://doi.org/10.55681/seikat.v1i1.97

Norcahyono, N. (2021). Konstruksi Akad Nikah (Ijab dan Kabul) dalam Kitab al-Nikah karya Muhammad Arsyad al-Banjari. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 14(2), 214–227.

Saefullah, A. S. (2024). Ragam Penelitian Kualitatif Berbasis Kepustakaan Pada Studi Agama dan Keberagamaan dalam Islam. Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 2(4), 195–211. https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i4.1428

Samad, M. Y. (2017). Hukum Pernikahan Dalam Islam. Istiqra: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 5(1).

Susylowati, E. (2022). Kekerasan (Seksual) Dalam Drama A Streetcar Named Desire Karya Tennessee Williams Tinjauan Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 10(2), 161–174.

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Firdaus, F. (2024). The Concept of Wali Hakim, Marriage Witness, and Ijab Kabul in the Book of Al-Nikah: Analysis and Relevance to the Contemporary Context. IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies, 5(2), 39–50. https://doi.org/10.59525/ijois.v5i2.565